pertahananAnalisis KritikMenguji kesenjangan antara kenaikan anggaran pertahanan tertinggi lima tahun terakhir dengan transparansi rincian, kemandirian industri, indikator OEF, dan kriteria diplomasi pertahanan.
14 Agustus 2026 · 11 menit pertahananAnalisis KritikMenguji risiko strategi pengadaan alutsista 2026 yang semakin beragam platform — Rafale, M-346F, KF-21, hingga Scorpène — tanpa kerangka interoperabilitas, standar bersama, dan kemandirian industri yang terukur.
17 Agustus 2026 · 11 menit pertahananAnalisis KritikMenguji keseimbangan strategis kebijakan pertahanan 2026: latihan besar dengan Amerika Serikat dan passex dengan China dalam satu pekan, di tengah komitmen bebas aktif dan kebutuhan transparansi publik.
24 Agustus 2026 · 12 menit pertahananAnalisis KebijakanSerangan siber yang melonjak tujuh kali lipat menuntut Indonesia membangun pertahanan siber nasional yang utuh: komando siber TNI, kolaborasi BSSN, perlindungan infrastruktur vital, dan talenta siber.
16 Agustus 2026 · 11 menit pertahananAnalisis KebijakanPemotongan baja pertama kapal selam Scorpène di PT PAL menjadi tonggak kemandirian industri pertahanan, sekaligus ujian transfer teknologi, pengawasan anggaran, dan konsistensi strategi di tengah perlombaan bawah laut Indo-Pasifik.
23 Agustus 2026 · 12 menit pertahananAnalisis KebijakanMengelola kenaikan anggaran pertahanan tertinggi lima tahun terakhir menjadi modernisasi alutsista yang terukur, kemandirian industri pertahanan, dan postur pertahanan yang jelas.
14 Agustus 2026 · 12 menit pertahananAnalisis KebijakanAnggaran pertahanan APBN 2026 melonjak ke Rp337 triliun, tetapi ujian sesungguhnya adalah mengubah belanja menjadi kekuatan tempur Optimum Essential Force (OEF) 100 persen pada 2029 sekaligus membangun industri pertahanan dalam negeri yang mandiri.
30 Agustus 2026 · 13 menit pertahananAnalisis KritikKritik terhadap lonjakan anggaran pertahanan Rp337 triliun yang berbeda dengan pagu Kemenhan Rp187,1 triliun, serta urgensi disiplin pengadaan alutsista agar belanja tidak sekadar etalase impor.
31 Agustus 2026 · 12 menit pertahananAnalisis KebijakanAnalisis kebijakan Presiden atas keputusan pengadaan 2026: penghentian F-15EX dan kontrak 12 unit M-346F sebagai pengganti Hawk — menuntut kepastian jadwal, transfer teknologi, keterlibatan industri dalam negeri, dan keterpaduan dengan Rafale serta KF-21.
6 September 2026 · 11 menit pertahananAnalisis KebijakanRestrukturisasi komando pasca Undang-Undang TNI 2025 dan target Optimum Essential Force 2029 menuntut penataan organisasi serta kesejahteraan prajurit. Analisis kebijakan tentang cara menyelaraskan postur, personel, dan anggaran.
13 September 2026 · 10 menit pertahananAnalisis KritikKemitraan pertahanan Indonesia melebar ke banyak mitra sekaligus, dari Prancis, Korea Selatan, Italia, hingga Amerika Serikat. Kritik konstruktif atas koherensi rantai keputusan akuisisi dan beban pemeliharaan, pelatihan, serta suku cadang jangka panjang.
14 September 2026 · 10 menit pertahananAnalisis KebijakanPenjagaan Zona Ekonomi Eksklusif di Natuna Utara menuntut kehadiran negara yang berkesinambungan, bukan patroli sesaat. Analisis arsitektur pengawasan lintas-lembaga dan langkah teknis memperkuatnya.
20 September 2026 · 10 menit pertahananAnalisis KritikAnggaran pertahanan melonjak dan holding industri pertahanan disebut sebagai penerima manfaat. Kritik atas ketiadaan ukuran publik untuk kandungan dalam negeri, kepastian kontrak, dan alih teknologi.
21 September 2026 · 10 menit pertahananAnalisis KebijakanReaktivasi Komando Pertahanan Udara Nasional dan pembentukan tiga komando daerah udara menambah struktur. Analisis bagaimana menjadikannya tambahan kemampuan yang terukur, bukan sekadar tambahan kotak organisasi.
27 September 2026 · 10 menit pertahananAnalisis KritikNegara mengumumkan kontrak per platform tetapi belum membuka ukuran keterpaduan antarmatra: apakah sistem yang dibeli dapat saling bicara, berapa biaya keragaman pemasok, dan siapa pemilik standar tunggal.
28 September 2026 · 10 menit