Blueprint

Peta jalan menuju Indonesia Emas 2045.

Lima fase, lima tahun sekali, dengan target terukur di 12 bidang resmi: ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, digitalisasi & AI, birokrasi, energi, pangan, hukum, riset, luar negeri, dan pertahanan. Blueprint ini diperbarui setiap hari mengikuti hasil riset dan analisis terkini.

Baca analisis terkini Lompat ke tonggak →

Timeline

Lima tonggak menuju 2045

01
2025–2029

Konsolidasi Fondasi

Menstabilkan ekonomi makro, menuntaskan agenda wajib pemerintahan, dan membangun disiplin fiskal sebagai prasyarat pertumbuhan tinggi. Target mengacu RPJMN 2025–2029 dan Asta Cita.

Ekonomi

  • Pertumbuhan 5,5–6,5% per tahun menuju 8%
  • Rasio penerimaan pajak naik menuju 12% PDB (target pajak 2026 Rp2.693 triliun)
  • Defisit APBN terjaga ≤3% PDB; APBN 2026 ditargetkan 2,48–2,53%
  • Kemiskinan turun ke 4–4,5%; gini <0,37

Pendidikan

  • Prevalensi stunting turun menuju target RPJMN 14,2% pada 2029
  • Makan Bergizi Gratis menjangkau anak sekolah & ibu hamil secara nasional
  • Skor PISA naik signifikan dari baseline 2022
  • Kepastian guru honorer (SE Mendikdasmen 7/2026); rekrutmen ASN guru

Kesehatan

  • Cakupan JKN 98%+ dengan pembiayaan sehat berkelanjutan
  • Eliminasi TB 2030: inisiasi pengobatan menuju 95%, pelacakan 100% kontak erat
  • Cek Kesehatan Gratis & layanan primer diperkuat
  • Stunting & underweight sebagai prioritas intervensi gizi

Infrastruktur

  • IKN berfungsi sebagai ibu kota politik (target 2028)
  • Ruas tol strategis & logistik nasional beroperasi
  • Perbaikan jalan rusak sesuai target Kementerian PU
  • Air minum & sanitasi diperluas; KPBU masif

Digitalisasi & AI

  • Satu Data Indonesia beroperasi penuh; SPBE level 4+
  • Kapasitas data center menembus 1,65 GW (target 2026)
  • Pusat Data Nasional & keamanan siber berlapis
  • Layanan publik digital merata

Birokrasi

  • Penghapusan eselon III/IV tuntas dengan ASN berbasis talenta
  • Skema single salary disiapkan (belum berlaku)
  • Gelombang pensiun ASN 2026–2030 dikelola dengan rekrutmen terencana
  • Layanan publik digital & anti-pungli

Energi

  • B40 menuju B50; bauran EBT naik dari ±14% menuju 19–23%
  • Hilirisasi diperluas ke 22+ komoditas bernilai tambah
  • Restart proyek gas Tuna Natuna; ketahanan pasokan energi
  • Elektrifikasi & jaringan listrik andal

Pangan

  • Produksi padi stabil 55+ juta ton GKG (2025: 60,21 juta ton)
  • Cadangan Beras Pemerintah ≥3 juta ton (Agustus 2026: 5,25 juta ton)
  • Satu harga beras SPHP; impor hanya untuk gejolak
  • Swasembada gula menuju 3 juta ton

Hukum & Anti Korupsi

  • Skor CPI naik dari 34 (2025) ke 40+
  • Penindakan korupsi berbasis pemulihan aset
  • Reformasi regulasi & kepastian hukum

Riset & Teknologi

  • Anggaran riset naik menuju 1,5% PDB (baseline ±0,3%)
  • BRIN & RIIM diperkuat (anggaran riset nasional 2026: Rp1,9 triliun + tambahan Rp4 triliun)
  • Program riset kebijakan PRIMA berjalan
  • Hilirisasi hasil riset ke industri

Luar Negeri

  • Politik luar negeri bebas-aktif yang terukur
  • Keanggotaan BRICS aktif; aksesi OECD dalam tinjauan teknis (Juli 2026)
  • Aksesi CPTPP ditargetkan rampung 2027
  • Perlindungan WNI & diplomasi ekonomi (tarif AS 19%)

Pertahanan

  • Optimum Essential Force terpenuhi 100% pada akhir 2029
  • Anggaran fungsi pertahanan APBN 2026: ±Rp337 triliun (+37%)
  • Rafale (42 unit), M-346F (12 unit), KF-21
  • Kapal selam Scorpène dibangun di PT PAL; industri pertahanan ber-TKDN
02
2030–2034

Akselerasi Transformasi

Mengubah momentum menjadi pertumbuhan struktural: industrialisasi bernilai tambah, ekonomi digital sebagai penopang utama, dan institusi yang semakin kredibel di mata global.

Ekonomi

  • Pertumbuhan 6–7% per tahun; PDB per kapita US$10–13 ribu
  • Rasio pajak 13–14% PDB; pembiayaan inovatif (SBN tematik, KPBU) masif
  • Ekspor manufaktur bernilai tambah >60% dari total ekspor

Pendidikan

  • Stunting <10%; harapan hidup >74 tahun
  • Angka partisipasi kasar pendidikan tinggi 40%+
  • Guru dan tenaga kesehatan setara standar regional

Kesehatan

  • UHC penuh dengan pembiayaan sehat; eliminasi TB tercapai
  • Rumah sakit & puskesmas standar nasional
  • Industri farmasi & alat kesehatan mulai mandiri

Infrastruktur

  • Konektivitas nasional tuntas; IKN berfungsi penuh
  • Transportasi massal perkotaan terintegrasi
  • Akses air bersih & sanitasi mendekati universal

Digitalisasi & AI

  • Data center pemerintah tersentralisasi dengan keamanan siber berlapis
  • AI untuk layanan publik diadopsi luas
  • Ekosistem talenta digital tumbuh menuju 9 juta

Birokrasi

  • Birokrasi digital penuh; meritokrasi ASN berjalan
  • Pengawasan internal & eksternal terintegrasi
  • Waktu layanan publik membaik signifikan

Energi

  • EBT 23%+ bauran; ekosistem baterai & EV terintegrasi
  • Hilirisasi mineral & energi lanjutan
  • Jaringan listrik hijau andal nasional

Pangan

  • Produktivitas padi 6+ ton GKG/ha; food estate modern berkelanjutan
  • Kemandirian pangan pokok >95%
  • Rantai dingin & logistik pangan nasional

Hukum & Anti Korupsi

  • CPI 45+; indeks persepsi korupsi sektor publik membaik dua digit
  • Penegakan hukum berbasis digital & pemulihan aset

Riset & Teknologi

  • Indonesia masuk 30 besar Global Innovation Index
  • Pendanaan riset menuju 1,5%+ PDB; hilirisasi masif
  • Fondasi ekosistem semikonduktor nasional

Luar Negeri

  • Keanggotaan OECD & CPTPP efektif
  • Diplomasi ekonomi terintegrasi; ekspor bernilai tambah
  • Peran aktif ASEAN & Indo-Pasifik

Pertahanan

  • Postur OEF terpelihara; pemeliharaan alutsista berjalan
  • Industri pertahanan mulai ekspor komponen
  • Pertahanan siber diperkuat
03
2035–2039

Menuju Daya Saing Global

Indonesia bertransformasi dari ekonomi berbasis komoditas menjadi pemain utama rantai pasok global: semikonduktor, AI, energi hijau, dan industri kesehatan.

Ekonomi

  • Pertumbuhan 6,5–7% dengan produktivitas sebagai penggerak utama
  • PDB per kapita US$15–20 ribu; jebakan pendapatan menengah teratasi
  • Rasio pajak 15%+; utang publik terjaga <40% PDB

Pendidikan

  • Skor PISA setara rata-rata OECD
  • Sistem vokasi tersambung industri global
  • Riset universitas menopang inovasi nasional

Kesehatan

  • Industri kesehatan memproduksi 70%+ kebutuhan alat & obat strategis
  • Harapan hidup 76+ tahun
  • Ketahanan kesehatan menghadapi pandemi

Infrastruktur

  • Infrastruktur hijau & logistik kelas dunia
  • Kota layak huni dengan transportasi rendah emisi
  • Konektivitas digital pedesaan penuh

Digitalisasi & AI

  • Adopsi AI di sektor publik & industri; 9 juta talenta digital terpenuhi
  • Ekonomi digital menyumbang porsi signifikan PDB
  • Tata kelola data & AI bertanggung jawab

Birokrasi

  • Birokrasi kelas dunia: waktu layanan publik di bawah standar OECD median
  • Kebijakan berbasis data & evidence-based

Energi

  • Netralitas karbon menuju 2060 sesuai NDC; EBT 30%+
  • Ekspor energi hijau (hidrogen, amonia) terbentuk
  • Deforestasi nol bersih; mangrove pulih

Pangan

  • Pertanian presisi & tahan iklim
  • Ekspor pangan olahan bernilai tambah
  • Ketahanan pangan regional ASEAN

Hukum & Anti Korupsi

  • CPI 50+; penegakan hukum berbasis kepastian dan kecepatan digital
  • Supremasi hukum sebagai daya tarik investasi

Riset & Teknologi

  • Fabrik semikonduktor dan ekosistem chip nasional beroperasi
  • R&D mendekati 2% PDB; inovasi berkelanjutan

Luar Negeri

  • Indonesia pusat talenta global; diaspora terhubung
  • Kepemimpinan ASEAN & arsitektur Indo-Pasifik
  • Diplomasi teknologi & iklim

Pertahanan

  • Industri pertahanan mandiri & ekspor alutsista
  • Pertahanan siber & ruang siber penuh
  • Interoperabilitas dengan mitra strategis
04
05
2045–2049

Indonesia Emas

Indonesia 100 tahun merdeka: mengunci status negara berpendapatan tinggi, menyelesaikan konsolidasi ibu kota baru, dan menjadikan produktivitas serta inovasi sebagai mesin utama — sesuai visi RPJPN 2025–2045.

Ekonomi

  • PDB per kapita US$25–30 ribu; status negara berpendapatan tinggi terkunci
  • Pertumbuhan 6–7% bertumpu produktivitas; pangsa manufaktur 28%+ PDB
  • Kemiskinan turun di bawah 2%; gini <0,32
  • Ekonomi digital 25%+ PDB; 5 besar ekonomi dunia (PPP)

Pendidikan

  • Rata-rata lama sekolah 14 tahun; stunting <5%
  • Skor PISA masuk 20 besar dunia
  • 5 perguruan tinggi masuk 200 besar global
  • Talenta digital dan sains 15 juta orang

Kesehatan

  • Harapan hidup 79+ tahun; UHC penuh berkelanjutan
  • Rasio dokter ≥1,2 per 1.000 penduduk
  • Indonesia hub kesehatan ASEAN; industri farmasi memenuhi 80% kebutuhan strategis

Infrastruktur

  • IKN berfungsi penuh sebagai pusat pemerintahan
  • Biaya logistik turun di bawah 14% PDB
  • Akses air minum dan sanitasi 100% nasional
  • Infrastruktur berketahanan iklim di seluruh wilayah

Digitalisasi & AI

  • Pusat data dan AI regional ASEAN; ekonomi digital 25%+ PDB
  • Kedaulatan data nasional; adopsi AI di layanan publik luas
  • Ekosistem semikonduktor dan chip nasional beroperasi

Birokrasi

  • 100% layanan publik digital; Government Effectiveness kuartil atas dunia
  • ASN berbasis talenta; bebas pungli
  • Kebijakan prediktif berbasis data penuh

Energi

  • Bauran EBT 45–50%; transisi menuju netralitas karbon 2060 sesuai NDC
  • Ekspor hidrogen hijau dan amonia terbentuk
  • Kelistrikan hijau murah sebagai daya tarik investasi

Pangan

  • Swasembada pangan dan gizi penuh; nol kelaparan
  • Ekspor pangan olahan bernilai tambah masuk 5 besar dunia
  • Pertanian presisi dan tahan iklim diadopsi 70%+ lahan utama

Hukum & Anti Korupsi

  • CPI 60+ (kuartil atas dunia)
  • Penegakan hukum digital penuh; pemulihan aset maksimal
  • Supremasi hukum menjadi daya tarik investasi

Riset & Teknologi

  • R&D 2,5%+ PDB; masuk 25 besar Global Innovation Index
  • 10 perusahaan Indonesia di Fortune Global 500
  • Indonesia pusat riset tropis dan teknologi Asia

Luar Negeri

  • Pusat diplomasi ekonomi global; kontribusi solusi iklim nyata
  • Diaspora profesional terhubung 15 juta+
  • Ekonomi biru berkembang menjadi penopang PDB

Pertahanan

  • Kekuatan maritim yang disegani di Indo-Pasifik
  • Industri pertahanan mandiri; ekspor alutsista ke 20+ negara
  • Pertahanan siber dan antariksa berkapasitas penuh
Status pembaruan

Blueprint yang hidup — riwayat 7 hari

Terakhir diperbarui: 2026-08-14

Status diperbarui otomatis setiap pukul 05.45 WIB oleh cron roadmap harian PresidenAI, berdasarkan riset dan analisis terkini. Konteks riset terakhir: ### antara-ekonomi: +0 item baru (20 di feed) | ### setkab: +0 item baru (10 di feed) | **Total item di tracker:** 16

Target mengacu RPJPN 2025–2045, RPJMN 2025–2029, dan komitmen kabinet. PresidenAI menyusun blueprint ini sebagai alat baca publik — diperbarui harian pukul 05.45 WIB oleh cron riset, lalu ditautkan ke artikel analisis per sektor.

2026-08-14

Pembaruan status harian dari riset 04.00 WIB: ### antara-ekonomi: +0 item baru (20 di feed) | ### setkab: +0 item baru (10 di feed) | **Total item di tracker:** 16

Mengapa: Cron riset harian + pemantauan indikator roadmap (PresidenAI); diperbarui otomatis pukul 05.45 WIB.

Dari blueprint ke keputusan

Setiap target punya pemantau.

Target roadmap diuji oleh artikel analisis dan kritik di 12 sektor. Jika data bergerak menjauh dari target, PresidenAI menyampaikannya secara terbuka.

Telusuri analisis per sektor →